Bagaimana cara menggunakan PoE Injector?

Bagaimana cara kerja injektor PoE?

Bila sakelar atau perangkat lain tanpa fungsi catu daya dihubungkan ke perangkat berdaya (seperti kamera IP, AP nirkabel, dsb.), catu daya PoE dapat menyediakan daya dan dukungan transmisi data untuk perangkat berdaya ini secara bersamaan, dengan jarak transmisi hingga 100 Meter. Secara umum, catu daya PoE terlebih dahulu mengubah daya AC menjadi daya DC, lalu menyalurkan daya ke peralatan terminal PoE bertegangan rendah.

JHA-PSE505AT-1

Bagaimana cara menggunakan injektor PoE?

Pada bagian ini, kami terutama menggunakan kamera IP yang mendukung PoE (atau perangkat terminal PoE lainnya) sebagai contoh untuk menjelaskan cara menggunakan injektor daya PoE dan sakelar non-PoE untuk memasok daya. Peralatan yang harus disiapkan adalah: beberapa kamera IP, beberapa catu daya PoE (jumlahnya perlu ditentukan berdasarkan jumlah kamera IP), sakelar non-PoE standar, dan beberapa kabel jaringan (Cat5eCat6Cat6a).
1. Uji semua peralatan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kamera IP, catu daya PoE, dan sistem manajemen kamera beroperasi secara normal. Sebelum memasang kamera, selesaikan konfigurasi jaringan yang terkait dengan kamera terlebih dahulu.
2. Setelah langkah pertama selesai, gunakan kabel jaringan untuk menghubungkan kamera ke port listrik catu daya PoE.
3. Selanjutnya pasang kamera di tempat yang cukup cahaya agar gambar yang ditangkap kamera lebih jelas.
4. Gunakan kabel jaringan lain untuk menghubungkan port transmisi data sakelar dan catu daya.
5. Terakhir, sambungkan kabel daya catu daya ke stopkontak AC terdekat.

Faktor apa yang harus dipertimbangkan saat membeli Injektor PoE?

*Jumlah perangkat yang dialiri daya: Jika hanya ada satu perangkat yang dialiri daya, catu daya PoE port tunggal sudah cukup. Jika ada beberapa perangkat terminal PoE, Anda perlu memastikan bahwa jumlah port penyuntik daya PoE sama.
*Ukuran catu daya port tunggal PoE: Perlu dipastikan bahwa catu daya dan perangkat penerima daya yang terhubung memenuhi standar PoE yang sama. Biasanya ada tiga standar catu daya PoE: 802.3af (PoE), 802.3at (PoE+), dan 802.3bt (PoE++). Ukuran catu daya maksimum yang sesuai adalah 15,4W, 30W, dan 60W/100W.
*Tegangan catu daya: Pastikan tegangan operasi catu daya dan perangkat penerima daya yang terhubung konsisten. Misalnya, sebagian besar kamera pengawas beroperasi pada 12V atau 24V. Pada titik ini, Anda perlu memperhatikan untuk memverifikasi bahwa nilai tegangan catu daya dari catu daya PoE sesuai dengan nilai tegangan operasi kamera untuk menghindari kelebihan tegangan atau kegagalan operasi.

FAQ tentang Injektor PoE:

T: Bisakah catu daya PoE menyalurkan daya ke sakelar gigabit?
A: Tidak, kecuali sakelar gigabit memiliki port daya PoE.

T: Apakah catu daya PoE memiliki port kontrol manajemen?
A: Tidak, catu daya PoE dapat langsung memasok daya ke perangkat bertenaga PoE melalui perangkat catu daya, plug and play. Selain itu, catu daya ini juga memiliki fungsi proteksi hubung singkat, yang dapat langsung menyediakan arus searah ke perangkat nirkabel dan peralatan pemantauan. Jika Anda memerlukan perangkat catu daya PoE dengan fungsi manajemen, Anda dapat memilih sakelar PoE.


Waktu posting: 24-Nov-2020