Apa perbedaan antara port RJ45 dan port SFP pada switch?

Seperti yang kita ketahui, switch Gigabit Ethernet umumnya memiliki dua jenis port: port RJ45 dan port SFP. Kedua jenis port tersebut dapat membawa transmisi Gigabit Ethernet, jadi apa perbedaan di antara keduanya? Jenis port apa yang harus digunakan switch Gigabit Ethernet untuk mewujudkan koneksi Gigabit Ethernet?

Apa port RJ45 pada saklar Gigabit Ethernet?
Port RJ45 pada switch Gigabit Ethernet merupakan port bawaan. Jenis port ini dapat digunakan untuk akses server di pusat data, LAN, dan uplink switch desktop atau aplikasi bandwidth Gigabit ke desktop. Saat dua switch Gigabit Ethernet tersambung, biasanya digunakan kabel twisted-pair standar, seperti jumper jaringan CAT-5, CAT-5, CAT-6, dan CAT-6.

Apa port SFP pada saklar Gigabit Ethernet?

Port SFP (small hot-swappable interface) juga disebut port mini-GBIC, laju transmisinya 1G, dan dapat mendukung tautan tembaga atau tautan optik (dalam Ethernet, laju port SFP adalah 1Gbit/s, dalam sistem saluran serat optik, laju port SFP dapat mencapai 4Gbit/s). Saat memasukkan modul antarmuka listrik ke port SFP, biasanya dihubungkan dengan kabel jaringan (Cat5/Cat5e/Cat6) untuk transmisi data. Saat modul port optik dimasukkan ke port SFP, Anda perlu menggunakan jumper LC untuk mentransmisikan guna mencapai transmisi jarak jauh. Selain itu, dalam aplikasi seperti pusat data dan jaringan area lokal (LAN), port SFP sakelar juga memiliki fungsi adaptif 100/1000Mbps.

Port RJ45 vs. port SFP

Dari sudut pandang di atas, kinerja port RJ45 dan port SFP pada dasarnya sama; tetapi dari sudut pandang biaya, biaya pemasangan kabel port SFP lebih tinggi. Meskipun demikian, port SFP tetap diperlukan karena dapat mendukung dua jenis modul port listrik SFP dan modul port optik SFP. Saat menggunakan modul port optik SFP, jarak transmisi juga lebih panjang daripada port RJ45. Dalam aplikasi praktis, ia memiliki fleksibilitas tinggi, dan skalabilitas juga relatif tinggi.


Waktu posting: 10-Mei-2021