LFP adalah singkatan dari Link Fault Pass Through, yang dapat mengirimkan kesalahan tautan dari transceiver optik di satu sisi ke transceiver optik di sisi lainnya. Ketika tautan tembaga gagal, transceiver serat optik akan mengirimkan informasi kegagalan tautan pada seluruh tautan, sehingga memutuskan sambungan tautan serat tengah dan ujung lain dari tautan kabel tembaga. Oleh karena itu, transceiver optik dengan fungsi LFP dapat segera memberi tahu administrator jaringan tentang masalah tautan dan memberikan solusi yang efektif untuk memantau jaringan. Sehingga dapat meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh kegagalan tautan.
Bagaimana cara kerja transceiver optik dengan fungsi LFP?
1. Misalnya, sambungan tembaga pada sisi kiri transceiver serat optik A telah rusak.
2. Transceiver serat optik A dengan fungsi LFP akan memberi tahu transceiver serat optik B bahwa sambungan kabel tembaga telah gagal, lalu menonaktifkan sambungan jalur serat optik yang tersambung ke transceiver serat optik B.
3. Saat transceiver serat optik B memutus sambungan kabel tembaga di sisi kanannya, indikator LED pada sakelar kanan akan menunjukkan bahwa sambungan telah terputus.
Tindakan pencegahan:
*Jika Anda ingin mengaktifkan fungsi FEF dan LFP pada transceiver serat optik, pilih untuk menggunakan transceiver serat optik-ke-listrik atau cahaya-ke-listrik secara berpasangan (transceiver serat optik-ke-optik tidak tersedia). Selain itu, sebaiknya pilih merek dan model yang sama untuk transceiver serat optik di kedua sisi.
*Dalam koneksi jaringan aktual, jika Anda ingin menggunakan fungsi FEF dan LFP secara normal pada transceiver serat optik, Anda perlu menguji kedua fungsi ini terlebih dahulu. Jika Anda mengalami masalah teknis yang rumit saat menggunakannya, silakan hubungi pemasok Anda untuk mendapatkan dukungan teknis yang paling profesional.
Waktu posting: 05-Mar-2021






